Sesudah subuhku
Ku melemparkan jasadku ke permukaan tilam itu
Beliau masih menjadi batu api
Tidak pernah untuk memberiku aspirasi
Hanya mementingkan diri
Tetapi ku tak ambil peduli
Apa yang diharapi
Hanya lah doa yang mengiringi diri ini
Kala tika lenyapnya ku di muka bumi
Sedikit kurang senang di saat ini
Ku hanya membisukan diri
Kerna ku telah terbiasa sebegini
Ku menggapai sel telefon di almari
Lalu menaip semua ini
Dengan rasa rendah diri
Dan ku berharap
ku akan terlelap dengan sendiri
di pagi yang indah ini
*kisah semalam :)
No comments:
Post a Comment