Tuesday, 4 September 2012


349# Saat


Satu saat
Dua saat
Dan bersaat-saat

Engkaulah menjadi peneman setiaku
Tiada komprominya
Bersyukur dengan ada-Mu

Pagi yang nyaman
Rama-rama menyebarkan racunnya
Duduk terkaku
Tangan dan jari menjadi punca untuk menaip





Tiba-tiba " B L A N K "





Mengapa ya?
Setelah itu ...
Tiada apa-apa dah untuk dikaryakan

Sekian~

No comments:

Post a Comment